Samarinda, reviewsatu.com – Seorang orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) perempuan berinisial Fr (28) diduga menjadi korban pemerkosaan di salah satu kelurahan di Kecamatan Samarinda Seberang.
Berdasarkan keterangan Ketua Rukun Tetangga (RT) tempat Fr berdomisili, dia menderita penyakit polyomyeliti. Atau penyakit yang disebabkan oleh virus polio.
Ketua RT yang enggan disebutkan identitasnya itu mengatakan kalau perempuan ini kerap berkeliling ke sekitar wilayah tersebut. Terkadang perempuan itu suka minta uang kepada orang yang ditemui. Namun dia masih bisa pulang ke rumah.
“Masih bisa jalan pulang, kadang dia minta uang dua ribu,” ungkapnya.
Ketua RT tersebut mengatakan bahwa dia tahu perihal kehamilan ODGJ tersebut dari kondisi perutnya yang dulunya membesar. ODGJ tersebut sudah bersalin di RSU Abdul Moeis. Disinggung apakah ODGJ tersebut hamil lantaran korban pemerkosaan, dia tidak tahu pasti.
“Tau-tau perutnya gede, berartikan lagi hamil,” ujarnya.
Adapun Fr kini sudah memiliki dua putra. Putranya yang sulung, berusia sekitar enam tahun, kondisinya tidak mampu duduk. Hanya bisa berbaring. Sementara putranya yang bungsu sekitar 1,5 tahun kondisinya pun serupa.
Perempuan yang mengenakan jilbab ini menambahkan kalau ODGJ tersebut beserta keluarganya sudah mendapatkan banyak bantuan dari pemerintah. Namun terkait masalah terapi, hingga saat ini masih menunggu persetujuan dari pihak keluarga. Dia berharap masalah ini segera diselesaikan oleh pihak terkait. Masalah ini nantinya akan ditangani oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kalimantan Timur.
Rina Zainun, Ketua Tim Reaksi Cepat (TRC) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kaltim menyebut akan mendatangi ODGJ bersangkutan.
“Besok kami akan ke sana, nanti bekabaran aja,” katanya singkat. (dey/boy)