Samarinda, reviewsatu.com – Memasuki tahun ajaran baru, kebutuhan untuk pembelajaran di tempat pendidikan menjadi sangat penting. Salah satunya adalah menyediakan laptop bagi anak.
Ya, saat ini baik pelajar dan mahasiswa, laptop telah menjadi perangkat utama untuk mengikuti pembelajaran, mengerjakan tugas, menghadiri kelas online, mencari referensi, hingga mengembangkan berbagai keterampilan digital seperti desain, editing, maupun coding.
Karena itu, memilih laptop kini tidak lagi hanya soal mencari harga paling murah atau spesifikasi paling tinggi.
Beberapa hal berikut ini bisa menjadi acuan sebelum membeli laptop untuk belajar anak:
- Pilih yang awet
Rata-rata umur laptop bertahan tidak bisa lebih dari 5 tahun. Umur laptop yang panjang memberikan nilai jangka panjang bagi pengguna. - Sesuaikan kebutuhan
Setiap jenis laptop memiliki fungsi yang berbeda bagi penggunanya. Pilih jenis laptop yang sesuai dengan kebutuhan. - Cari yang daya tahannya baik
Laptop dengan daya tahan baik akan sangat membantu pembelajaran anak karena penggunaannya yang dipakai hampir setiap hari. Kemudian perhatikan juga aspek perlindungan, kemudahan service dan upgrade ketika ada perangkat yang butuh update terbaru.
Memahami kebutuhan tersebut, Axioo bisa menjadi solusi bagi para pelajar dan mahasiswa yang ingin tetap produktif dan belajar. Ya, merek perusahaan ini memberikan 5 type berbeda, yang sesuai dengan kebutuhan.
Axioo Hype 2, Axioo Hype P, Axioo Hype AMD X1,
Axioo Hype 5 AMD X5-2, Axioo Pongo 535
“Di tengah meningkatnya biaya pendidikan dan kebutuhan hidup, konsumen kini semakin selektif dalam memilih laptop. Axioo ADP XTRA punya perlindungan hingga 3 tahun.”
“Kami ingin memastikan setiap laptop yang dipilih dapat menjadi partner belajar dan produktivitas yang dapat diandalkan selama bertahun-tahun,” kata Timmy Theopelus, Vice President Business Development & Strategic Partnerships PT Tera Data Indonusa Tbk (Axioo), Kamis (23/6/2026).
Sebagai contoh Axioo Hype 2 dirancang punya bobot hanya sekitar 1,27 kilogram, sehingga nyaman dibawa kemana pun. Desainnya juga ringan jadi mobilitas sehari-hari lebih praktis, dan harganya pun terbilang murah untuk kantong keluarga.
Lalu ada Axioo Hype P yang ditujukan untuk kalangan mahasiswa dan pekerja muda. Kemudian Axioo Hype AMD X1, untuk kebutuhan mahasiswa yang memiliki banyak proyek kampus sehingga butuh banyak aplikasi pendukung.
Kemudian, Axioo Hype 5 AMD X5, satu tingkat di atasnya yang bukan hanya membantu pekerjaan mahasiswa tapi juga bisa multitasking, membantu kreativitas dan mengerjakan beberapa proyek yang sulit.
“Desain Axioo juga sesuai dengan karakter generasi muda,” tambah Timmy.
Dan terakhir Axioo Pongo 535. Dikhusukan bagi mahasiswa yang butuh komputasi tinggi.
“Karena kebutuhan setiap mahasiswa pasti berbeda terutama mahasiswa jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV), Informatika, Teknik, maupun Arsitektur. Mereka butuh laptop dengan performa yang lebih tinggi untuk menjalankan berbagai software pendukung selama proses belajar.”
Yang menarik, Axioo memberikan perlindungan ADP XTRA 3 tahun, jika alami kerusakan di tengah masa perkuliahan.
Program perlindungan ini mencakup berbagai risiko yang tidak disengaja, mulai dari benturan, kerusakan akibat cairan, korsleting listrik, kebakaran, bencana alam, hingga kehilangan akibat pencurian maupun perampokan.
“Manfaat perlindungan ini juga diperbarui setiap tahun sesuai ketentuan yang berlaku sehingga pengguna tetap memperoleh perlindungan yang optimal selama masa kepemilikan perangkat,” lanjutnya.
Setiap pembelian Pongo telah dilengkapi Smart Protection for Every Risk, yang mencakup garansi servis dan suku cadang selama tiga tahun serta Axioo ADP XTRA selama tiga tahun.
Sementara itu, pembelian laptop seri Hype juga telah mendapatkan perlindungan Axioo ADP XTRA sesuai program yang berlaku.
Melalui berbagai pilihan laptop dan perlindungan Axioo ADP XTRA, kami ingin membantu lebih banyak pelajar, mahasiswa, dan orang tua menjalani pendidikan mereka dengan lebih tenang,” pungkas Timmy.










