SAMARINDA, reviewsatu.com – Badan Pengelola Islamic Center (BPIC) Kaltim menyembelih sapi berbobot satu ton, yang merupakan bantuan dari Presiden RI Prabowo Subianto.
Sapi tersebut memiliki bobot lebih dari satu ton dan masuk dalam jajaran hewan kurban terbesar yang dipotong di kawasan Islamic Center tahun ini.
Total ada 16 hewan kurban dipotong, terdiri dari 13 ekor sapi dan tiga ekor kambing.
Ketua Umum BPIC Kaltim, Irianto Lambrie, mengatakan pelaksanaan kurban kali ini kembali mendapat dukungan dari pemerintah pusat maupun daerah.
“Selain sapi bantuan Presiden RI, tadi juga diserahkan bantuan dari Pemprov Kaltim sebanyak dua ekor sapi. Salah satunya berukuran sangat besar, hasil penimbangan kemarin beratnya lebih dari satu ton,” ujar Irianto, Rabu (27/5/2026).
Dari total 13 sapi yang disembelih, satu ekor berasal dari Presiden RI dan dua ekor merupakan bantuan Pemprov Kaltim.
Sembilan sapi lainnya berasal dari pengurus dan karyawan Islamic Center, yang berkurban secara pribadi maupun bersama.
Sementara satu ekor sapi tambahan berasal dari keluarga Irianto Lambrie yang saat ini menetap di Amerika Serikat.
Adapun tiga ekor kambing merupakan kurban dari orang tua siswa dan jamaah Masjid Baitul Muttaqien.
Meski penyelenggaraan kurban tetap berjalan, jumlah hewan yang dipotong tahun ini mengalami penurunan dibandingkan Iduladha sebelumnya.
Pada tahun lalu, jumlah sapi yang disembelih di kawasan Islamic Center tercatat menembus lebih dari 20 ekor.
Irianto menilai kondisi ekonomi ikut memengaruhi jumlah masyarakat yang berkurban tahun ini.
Penyesuaian tersebut, menurutnya, tidak hanya terjadi di Islamic Center tetapi juga terlihat di sejumlah daerah lain.
“Memang ada penurunan dibanding tahun lalu. Tidak hanya di sini, di tempat lain juga begitu. Kondisi ekonomi menjadi salah satu penyebab jumlah kurban menyesuaikan,” katanya.
BPIC juga melakukan perubahan dalam sistem distribusi daging kurban sebagai bagian dari evaluasi pelaksanaan sebelumnya.
Tahun lalu, pembagian sempat diwarnai kepadatan warga dan ditemukannya penerima yang membawa lebih dari satu kupon.
Kata Irianto, Tahun ini panitia menyiapkan sekitar 1.500 hingga 2.000 kupon penerima yang telah disebarkan ke berbagai wilayah di Kecamatan Sungai Kunjang. Sasaran pembagian mencakup warga di sekitar Islamic Center, masyarakat kurang mampu, hingga lingkungan tempat tinggal para pekurban.
Kupon tersebut diberlakukan dengan sistem satu orang untuk satu jatah penerimaan. Aturan itu diterapkan agar distribusi daging berjalan lebih tertib dan merata.
“Kita terapkan satu orang satu kupon. Tahun lalu ada evaluasi karena ditemukan yang membawa banyak kupon sekaligus. Tahun ini kita perketat supaya pembagian lebih tertib dan semua kebagian,” ucap Irianto.










