Distransnaker Kukar Gencarkan Pelatihan, 30 Calon Operator Dilatih PT Buma dan PT Biru

Distransnaker Kukar gelar pelatihan basic operator
Distransnaker Kukar gelar pelatihan basic operator yang diikuti 30 peserta. (ilustrasi/istimewa)

Tenggarong, reviewsatu – Peningkatan kapasitas tenaga kerja di Kutai Kartanegara terus dilakukan Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan (Distransnaker).  

Kali ini, berkolaborasi dengan PT Buma dan PT Biru menyelenggarakan pelatihan operator dasar yang akan diikuti oleh 30 peserta.

Kepala Bidang Pembinaan Pemberdayaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja, Distransnaker Kukar, Syarifah Rositah, menjelaskan peserta pelatihan akan mengikuti program magang di PT Biru selama satu tahun. Setelah menyelesaikan program ini, mereka akan mendapatkan pekerjaan tetap di PT Buma.

Syarifah menekankan bahwa dalam proses seleksi peserta, mereka akan memberikan prioritas kepada masyarakat yang telah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Proses seleksi peserta masih berlangsung, dan pada hari ini, para calon peserta akan mengikuti tahap seleksi wawancara yang dilakukan secara daring.

“Program ini melibatkan 30 peserta dari seluruh wilayah Kukar. PT Buma akan memilih 20 peserta dari tiga kecamatan yang berada di sekitar tambang, yaitu Kenohan, Kembang Janggut, dan Tabang. Sementara 10 peserta lainnya akan direkrut langsung oleh Distransnaker,” jelas Syarifah, Rabu (4/10/2023).

Para peserta yang berhasil lolos seleksi akan menerima uang saku selama masa pelatihan dari PT Buma, serta fasilitas seperti tempat tinggal dan makanan.

“Syarat untuk peserta adalah mereka harus belum menikah dan berusia antara 21 hingga 26 tahun. Selama masa pelatihan, peserta tidak diperkenankan untuk menikah karena program berlangsung selama satu tahun,” tambah Rositah. (*/adv/diskominfokukar_23)