Bruk, Pipa Besi Jatuh Berhamburan di Gunung Manggah

gunung manggah
Pipa besi yang jatuh berhamburan di Gunung Manggah Jalan Ottista, Senin (6/2/2023). (Yasinta)

Samarinda, reviewsatu.com – Sepuluh pipa besi yang dibawa oleh sebuah truk berjatuhan di Gunung Manggah, Jalan Otto Iskandardinata (Otista) Kecamatan Samarinda Ilir, Senin (6/2/2023) siang tadi.

Ibrahim (56) warga sekitar mengatakan bahwa saat kejadian berlangsung dirinya baru saja pulang dari rumah mertuanya di sekitar kawasan Gunung Manggah.

“Saat saya turun (Gunung Manggah, red), jatuh satu (pipa besi, red),” ungkap pria yang mengenakan baju biru tersebut.

Ia menambahkan di belakang truk tersebut terdapat dua buah motor yang sedang berusaha menanjak naik. Melihat hal tersebut, Ibrahim meneriaki kedua pengendara motor untuk segera menepi ke sebelah kiri jalan.  Ibrahim mengaku warga setempat sempat marah kepada pengendara truk. Karena  melewati jalan di luar jam operasionalnya.

“Untung saja enggak ada korban, coba kalau ada. Kebetulan anak sekolah sudah turun,” imbuh Ibrahim.

Yasinta/reviewsatu

Rumah Ibrahim hampir menjadi korban. Untung saja sebelumnya ia sudah menumpuk kayu-kayu bakar sehingga besi tersebut justru mengenai kayu tersebut.

Selain Ibrahim, Lawira (54) turut menyaksikan kejadian tersebut.

“Mobil bunyi, terbuka pintu bak di belakang besi dan semua (pipa besi, red) terhambur,” ujar Lawira.

Lawira menyatakan saat itu kondisi jalan sedang tidak ramai karena semua pengendara sedang menunggu di bawah hingga truk berhasil naik ke atas.

Terpisah, Markin (51)  mengatakan ia berasal dari Palaran hendak menuju ke Selili. Ia mengaku belum pernah melewati jalan tersebut. Dalam perjalanannya,  Markin jalan bersama dua pengendara truk lain yang sudah lebih dulu berada di depannya.

“Saat naik dengar bunyi duk di belakang. Sekalinya benturan dari atas jatuh itu langsung lepas semua bagasi belakang,” ungkapnya yang saat dengan nafas yang tidak beraturan.

Markin mengaku hanya mengantar saja pipa besi tersebut, ia tidak mengetahui perusahaan dan jenis pipa besi yang diantar. Pria yang tinggal di Jalan Ir Sutami ini bahkan mengaku tidak mengetahui, bahwa jalan tersebut memiliki jam operasional untuk dilewati truk.

Berdasarkan informasi di lapangan, terdapat satu korban perempuan atas kejadian ini. Saat itu perempuan tersebut sedang mengendarai motornya berada di Jalan Damai hendak keluar menuju Jalan Ottista. Pengendara tersebut sempat menjatuhkan diri ke sebelah kiri saat pipa besi yang dibawa truk hino berwarna hijau tersebut terjatuh ke Jalan Damai. Sehingga dia tidak mengalami luka yang serius. (dey/boy)