Jakarta, reviewsatu.com – PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) berhasil mencatatkan kinerja yang positif sepanjang 2023.
Total penyaluran pembiayaan Perseroan mengalami kenaikan sebesar 27,75 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dari Rp4,58 triliun menjadi Rp5,84 triliun. Sementara Laba bersih Perseroan mencapai Rp 236,41 miliar atau naik 19,64 persen dari Rp197,60 miliar. Perseroan juga berhasil mencatatkan Return on Asset sebesar 5,04 persen dan Return on Equity sebesar 14,97persen serta Non Performing Financing (“NPF”) Gross sebesar 2,08 persen.
Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), RUPST WOM Finance tahun 2024 membahas agenda tahunan tentang persetujuan dan pengesahan Laporan Keuangan Tahunan dan penggunaan Laba Bersih yang dicatatkan sepanjang 2023. Dimana salah satu keputusannya para pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai sebesar 30 persen dari laba bersih atau setara Rp70,92 miliar atau sebesar Rp20,37 per saham.
Perseroan sendiri berhasil mencatatkan kinerja yang positif, Djaja Suryanto Sutandar, Presiden Direktur WOM Finance dalam paparannya menyampaikan bahwa Perseroan berhasil mengakhiri tahun 2023 dengan pencapaian yang positif sehingga mencatatkan pertumbuhan aset serta profitabilitas, di tengah kondisi perekonomian yang penuh tantangan. Pencapaian tersebut tidak luput dari dukungan jajaran Management, Dewan Komisaris, Pemegang Saham dan seluruh karyawan dalam kelancaran usaha Perseroan.
“Perseroan juga menjalankan berbagai inisiatif untuk membuka berbagai peluang serta terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan lainnya. Inisiatif Inisiatif ini mendukung WOM Finance untuk terus meningkatkan pertumbuhan aset dan membukukan kinerja positif pada tahun 2023,” ucap Djaja.
Sementara itu dalam RUPSLB, membahas agenda tentang persetujuan atas rencana Perseroan untuk mengalihkan Hak atau Menjaminkan sebagian besar, atau seluruh Piutang Milik Perseroan Dalam Rangka Perolehan Pinjaman dan/atau Pendanaan dari Lembaga Keuangan Bank, maupun Bukan Bank baik Dalam Negeri maupun Luar Negeri. Termasuk Dalam Rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan pada Tahun Buku 2024.
“Kami tetap optimis di tahun 2024, meskipun masih akan menjadi tahun yang penuh tantangan bagi perekonomian di Indonesia. Kami pun tetap mengambil langkah prudent dan fleksibel dalam menyesuaikan diri dengan berbagai perkembangan yang ada di pasar. Pada akhirnya, Perseroan akan terus menjaga menjaga kualitas aset yang sehat namun terus bertumbuh, seiring dengan upaya kami melakukan ekspansi ke wilayah baru ke depannya,” tutupnya.
WOM Finance sendiri didirikan pada 1982 dengan nama PT Jakarta Tokyo Leasing yang bergerak di bidang pemberian pembiayaan sepeda motor, khususnya untuk sepeda motor merek Honda. Pada 2000, Perseroan mengubah nama menjadi PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk. Sejalan dengan transformasi bisnis yang dilakukan, Perseroan terus mengalami perkembangan dan tidak lagi hanya melayani pembiayaan sepeda motor merek Honda. Tapi juga sepeda motor merek Jepang lainnya, seperti Yamaha, Suzuki, dan Kawasaki.










