Balikpapan, reviewsatu.com – Pihak Samator angkat bicara terkait meledaknya tangki milik Samator Gas Industri (SGI) Kutai, di Bengkel HINO, di Jalan Soekarno Hatta, Balikpapan Utara, pada Jumat 3 April 2026 lalu.
Peristiwa tersebut melibatkan truk tangki bermuatan liquid oxygen (LOX) yang sebelumnya sedang menjalani proses perbaikan di bengkel tersebut.
Head of Corporate Communication and Government Relation Samator Group, Ame Hutami, mengonfirmasi kejadian tersebut dan menjelaskan bahwa kendaraan yang mengalami kerusakan merupakan truk tangki LOX milik SGI Kutai.
Ia menyebutkan insiden terjadi saat kendaraan berada di Bengkel HINO, untuk proses perbaikan yang telah berlangsung sejak 27 Maret 2026.
Berdasarkan informasi awal yang diterima perusahaan, truk tangki tersebut memang sedang dalam tahap perbaikan ketika insiden terjadi.
Kendaraan itu telah berada di bengkel sejak akhir Maret sebelum akhirnya mengalami kerusakan pada Jumat lalu.
Ame Hutami mengatakan perusahaan segera melakukan langkah penanganan setelah menerima laporan terkait kejadian tersebut.
“Kami mengonfirmasikan telah terjadi insiden di Bengkel HINO Jalan Soekarno Hatta Balikpapan Utara yang mengakibatkan kerusakan kendaraan tangki milik Samator Gas Industri (SGI) Kutai pada Jumat, 3 April 2026,” ujarnya melalui keterangan resmi yang diterima Nomorsatukaltim, Sabtu (4/4/2026) malam.
Meski menimbulkan kerusakan pada kendaraan, perusahaan memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Pihak perusahaan juga menyatakan fokus utama saat ini adalah memastikan keselamatan seluruh pihak yang berada di lokasi, serta melakukan koordinasi dengan pihak terkait.
“Kami bersyukur tidak terdapat korban jiwa dalam insiden ini,” kata Ame Hutami.
Ia menambahkan bahwa perusahaan saat ini terus melakukan koordinasi dengan pihak berwenang dan manajemen bengkel untuk memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur.
Langkah tersebut juga dilakukan untuk mendukung proses investigasi yang tengah berlangsung.
“Perusahaan saat ini tengah mendukung penuh proses investigasi yang dilakukan oleh pihak berwenang,” ujarnya.
Hingga saat ini, penyebab pasti dari insiden yang merusak truk tangki LOX tersebut masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian.
Samator Group juga menyatakan akan terus berkoordinasi selama proses investigasi berlangsung guna mengetahui penyebab kejadian secara pasti.
Diberitakan sebelumnya, Kapolsek Balikpapan Utara, Kompol M. Rezsa Aditulloh membenarkan adanya kejadian ledakan yang melibatkan kendaraan tangki Samator bermuatan liquid oxygen di lokasi tersebut.
Menurut Rezsa, pihak kepolisian langsung melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara setelah menerima laporan.
Petugas melakukan pengecekan situasi di lokasi serta mengamankan area bengkel untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Polisi juga menetapkan area lokasi ledakan sebagai status quo karena diperlukan uji laboratorium terhadap sejumlah temuan di tempat kejadian perkara.
Rezsa memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
Ia menjelaskan bahwa kerugian yang pasti saat ini adalah satu unit kendaraan tangki milik Samator yang rusak akibat ledakan, sementara area bengkel Hino juga mengalami kerusakan.










