Alhamdulillah, Jalan Ring Road II Mulai Dibuka Besok

jalan ring road II
Suasana rapat dengar pendapat (RDP) Komisi I DPRD Kaltim dan Pemkot Samarinda terkait buka tutup Jalan Nusyirwan Ismail, Senin (15/5/2023). (Yasinta)

Samarinda, reviewsatu.com – Penantian publik terkait Jalan Nusyirwan Ismail (Ring Road II), Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang yang ditutup akhirnya terjawab. Selasa (16/5/2023) besok jalan akan kembali dibuka untuk umum.

Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Samarinda Andi Harun usai melakukan rapat dengar pendapat bersama Komisi I DPRD Kalimantan Timur, Senin (15/5/2023) siang. Rapat pembahasan baru selesai sekitar pukul 18.00 Wita.

“Dibuat kesepakatan besok jam 10 akan dibuka,” ungkap Andi.

Ditutupnya jalan tersebut oleh warga lantaran belum adanya kesepakatan mengenai ganti rugi bersama pemerintah. Soal itu AH menyebut pembayaran sudah diambil alih oleh Pemprov Kaltim.
“Kalau di pemkot pembebasannya saya akan jawab. Tapi karena di provinsi artinya silakan tanya teknisnya ke pak kadis (Kepala Dinas PUPR Provinsi Kaltim, red),” tambah AH.

Ia menyebut hadirnya pemerintah kota pada agenda hari ini karena berkaitan dengan kepentingan umum. Andi menyebut keberadaan Jalan Ring Road II sangat krusial sebab berhubungan dengan pendistribusian barang dan jasa.

AH menambahkan penutupan jalan ini sebelumnya sudah disampaikan ke pemerintah kota. Kemudian hal ini dikomunikasikan dengan Pemerintah Provinsi, pihak Polresta Samarinda dan seluruh forkopimda, agar ini tidak memberatkan warga.

Terpisah, Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Timur Baharuddin Demmu menerangkan pertemuan dilakukan agar dana pembebasan lahan sesuai denga tuntutan warga. Pembayaran tersebut dapat dilakukan menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) pada September 2023.
“Kita berharap itu yang dipakai. Dengan suatu ketentuan bahwa semua syarat untuk membebaskan itu clear,” ungkapnya.
Namun jika tidak, ia menyebut maka akan digunakan anggaran APBD perubahan.
“Nah disini kami akan coba mengawal khusus anggaran itu supaya benar benar dibayar,” tambahnya.

Ia pun menyebut DPRD akan mengawal setiap dokumen yang akan dikirim ke instansi pemerintah. Dalam artian berkas yang diberikan sesuai. Bahar tidak ingin lagi ada masalah anggaran belum tersedia ke depannya.

“Saya berharap dalam waktu dekat dokumen diserahkan. Saya berharap saat dokumen sudah lengkap maka proses menggunakan dana darurat itu yang dipakai untuk membayar,” tutup Politisi PAN itu. (dey/boy)