Desa Loa Duri Ulu Kembangkan Pertanian di Lahan Bekas Tambang

ilustrasi pertanian

Kukar, reviewsatu.com – Kelompok Tani yang berada di Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berhasil kembangkan pertanian padi di atas lahan bekas area pertambangan batu bara seluas 20 hektare milik PT Baiduri Bukit Energi (BBE).

Di atas lahan tersebut, para petani Desa Loa Duri Ulu bahkan telah berhasil memanen padi yang mereka tanam. Sejak dikembangkan pada tahun 2020 lalu, produksi padi di lahan bekas pertambangan itu tiap tahunnya terus meningkat.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Desa (Kades) Loa Duri Ulu, Muhammad Arsyad saat dikonfirmasi awak media pada Kamis (11/5/2023).

“Alhamdulilah selama tiga tahun belakangan ini panen padinya selalu meningkat. Itu juga berkat dukungan dan pembinaan dari PT BBE,” ucapnya.

Meskipun ditanam di atas lahan bekas pertambangan batu bara, hasil padi dari lahan pertanian itu terbilang cukup bagus. Bahkan, hasil produksi padi dari lahan eks tambang itu juga telah terbukti membantu meningkatkan perekonomian petani di Desa Loa Duri Ulu.

Keberhasilan petani dalam mengembangkan pertanian di atas lahan bekas tambang ini juga tak lepas dari kerjasama yang dijalin oleh Pemerintah Desa (PemDes) Loa Duri Ulu dengan PT BBE dan pihak Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman (Unmul).

Arsyad berharap dengan adanya lahan pertanian ini diharapkan dapat membantu perekonomian warga. Selain itu, hasil panen padi di lahan tersebut juga diharapkan dapat terus mengalami peningkatan.

“Harapannya semoga hasil panen dari pemanfaatan lahan ini terus meningkat. Dan semoga saja dalam setahun itu bisa panen 3 kali,” tutup Arsyad. (adv/jat/boy)