Ratusan Jamaah Calon Haji Berau Terlambat Terbang, Bupati Sri Minta Maaf

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, memasuki kabin pesawat Sriwijaya Air dan meminta maaf kepada para jamaah calon haji yang terlambat terbang.

BERAU, reviewsatu.com – Ratusan jamaah calon haji asal Berau harus menunggu lebih lama di Bandara Kalimarau karena jawal penerbangan tertunda. Sriwijaya Air yang dijadwalkan mengangkut jamaah menuju Balikpapan mengalami penundaan, pada Kamis 14 Mei 2026. 

Sebelumnya, Pemkab Berau menjadwalkan sebanyak 211 jamaah calon haji diberangkatkan menuju Balikpapan menggunakan dua maskapai berbeda. Yakni Sriwijaya Air dan Super Air Jet. 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 129 jamaah dijadwalkan menggunakan Sriwijaya Air dengan waktu keberangkatan pukul 14.40 Wita. 

Kepala BLU UPBU Bandara Kalimarau, Patah Atabri mengatakan, penundaan terjadi akibat gangguan operasional pada armada Sriwijaya Air yang sebelumnya dipersiapkan untuk melayani penerbangan jamaah haji asal Berau. 

“Sekitar pukul 09.00 Wita kami mendapat informasi dari pihak Sriwijaya Air bahwa ada gangguan operasional, sehingga penerbangan mengalami penundaan kurang lebih dua sampai dua setengah jam,” ujarnya kepada Nomorsatukaltim, Kamis 14 Mei 2026. 

Ia menjelaskan, pesawat yang semula dijadwalkan datang dari Morowali mengalami kendala teknis sehingga maskapai memutuskan melakukan pergantian armada demi keamanan penerbangan. 

Sementara itu, para jamaah haji telah tiba lebih awal di bandara sejak pukul 11.00 Wita untuk mengikuti seluruh tahapan keberangkatan menuju Embarkasi Balikpapan. 

Patah menuturkan, pihak bandara sebenarnya telah melakukan berbagai langkah antisipasi bersama Pemerintah Kabupaten Berau, Kementerian Agama, hingga pihak maskapai sebelum hari keberangkatan. 

Bahkan, dalam rapat koordinasi sebelumnya, ia secara khusus meminta agar penerbangan jamaah calon haji tidak mengalami keterlambatan mengingat jadwal ibadah yang sangat ketat. 

Kendati mengalami keterlambatan, pihak bandara memastikan seluruh layanan terhadap jamaah tetap berjalan normal dan keberangkatan menuju Balikpapan tetap dilanjutkan sesuai skema yang telah disiapkan sebelumnya. 

Diketahui, jamaah haji asal Berau dijadwalkan masuk Embarkasi Balikpapan sebelum bertolak menuju Jeddah pada 16 Mei 2026 mendatang.

BUPATI SRI MINTA MAAF

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menyempatkan diri menemui langsung ratusan jamaah calon haji asal Kabupaten Berau di dalam kabin pesawat Sriwijaya Air sebelum bertolak menuju Balikpapan, Kamis 14 Mei 2026.

Kehadiran orang nomor satu di Berau itu dilakukan setelah penerbangan Sriwijaya Air yang membawa 129 jamaah haji mengalami keterlambatan sekitar 2,5 jam dari jadwal semula pukul 14.40 Wita menjadi pukul 17.00 Wita.

Didampingi kepada Bandara Kalimarau, Sri Juniarsih masuk ke dalam pesawat dan menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada para jamaah atas keterlambatan penerbangan yang terjadi akibat gangguan operasional maskapai.

“Alhamdulillah pada kesempatan hari ini saya bisa menemui bapak/ibu kembali sebelum pergi ke Balikpapan transit. Sebelumnya kami memohon maaf atas keterlambatan penerbangan ini dikarenakan masalah operasional dan tentu demi keselamatan kita bersama,” ucapnya di hadapan jamaah.

Tak hanya menyampaikan permintaan maaf, Sri Juniarsih juga mengingatkan para jamaah bahwa perjalanan menuju Tanah Suci bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan perjalanan yang membutuhkan kesiapan fisik, hati, serta kesabaran.

Menurutnya, keterlambatan penerbangan yang dialami jamaah menjadi bagian dari ujian dan proses menuju ibadah haji yang sesungguhnya.

“Ini adalah perjalanan spiritual, perjuangan fisik, perjuangan hati untuk lebih sabar dan perjuangan-perjuangan yang lain,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Sri Juniarsih turut mendoakan seluruh jamaah agar diberikan kesehatan, kekuatan dan kemudahan selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

Ia berharap seluruh jamaah asal Berau dapat kembali ke daerah dalam kondisi sehat serta menjadi haji dan hajjah yang mabrur dan mabruroh.

“Insyaallah selama menjalankan ibadah haji senantiasa diberikan kesehatan, diberikan kekuatan, diberikan kesabaran dan diberikan kemudahan dalam menjalankan ibadah haji,” sambungnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Berau menjadwalkan keberangkatan 211 jamaah haji menuju Balikpapan menggunakan 2 maskapai berbeda, yakni Sriwijaya Air dan Super Air Jet.

Dari total tersebut, sebanyak 129 jamaah diberangkatkan menggunakan Sriwijaya Air. Namun keberangkatan sempat tertunda setelah pesawat yang sebelumnya dijadwalkan melayani penerbangan mengalami gangguan teknis. (*/win)