Puji: Disnaker Minim Informasi Tenaga Kerja

Sri Puji Astuti. (Salasmita)

Samarinda, reviewsatu.com – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Dearah Samarinda (DPRD) Samarinda soroti tidak maksimalnya informasi mengenai tenaga kerja yang tersedia. Perusahaan yang tidak melapor dituding menjadi kendala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Samarinda.

Hal itu diungkap Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Astuti. Puji mengatakan ada beberapa hal yang menjadi pertanyaan legislator kepada Disnaker. Di antaranya jumlah tenaga kerja yang terserap pada saat pengadaan Job Fair baru-baru ini. Namun disnaker menjawab tidak mengetahui angka pastinya.

“Mereka tidak tahu. Dari sekitar dua ribu lowongan yang tersedia, tidak ada laporan dari perusahaan berupa jumlah pelamar kerja yang diterima,” ujar Puji usai melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Disnaker, Kamis (20/7/2023).

Politisi Demokrat ini mengatakan informasi yang diketahui terkait job fair hanya kategori pelamar kerja. Ternyata sebagian besar berasal dari pekerja yang ingin melakukan perubahan karir. Informasi lain yang ditanyakan oleh Komisi IV adalah jumlah tenaga kerja kerja asing yang ada di Samarinda. Disnaker menyebut di hadapannya bahwa jumlah tenaga kerja asing yang terdata sebanyak dua puluh orang.

Puji justru ini sebagai informasi yang kurang akurat. Karena menurutnya jumlah pekerja asing bisa saja lebih dari itu.

“Terkadang kalau kita lihat di pesawat banyak orang asing yang sepertinya bekerja disini, kita tidak tahu dari mana, itu perlu didata lagi,” ungkap Puji.

Selain itu, jumlah penyandang disabilitas yang diterima oleh perusahaan-perusahaan di Samarinda juga turut dipertanyaakn. Disnaker mengakui bahwa ada perusahaan yang melaporkan ada juga yang tidak.

Dengan demikian, dengan anggaran sekitar Rp 14 miliar yang digelontorkan untuk program-program tahun ini maupun tahun depan, Puji berharap Disnaker bisa lebih kreatif dalam menyelesaikan kendala yang ada, agar program-program yang direncanakan bisa berhasil secara maksimal. (sal/boy)