Perusahaan Tambang Harus Optimalkan CSR Kesehatan

M Udin. (dok)

Samarinda, reviewsatu.com – Anggota Komisi III DPRD Kaltim M Udin meminta perusahaan tambang mengoptimalkan penyaluran CSR sektor kesehatan.

“Perusahaan tambang harus lebih peduli dengan kondisi kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasinya. Jangan hanya mengejar keuntungan, tapi juga harus bertanggung jawab sosial,” kata Udin.  

Politisi Partai Golkar ini menilai, sektor kesehatan di Kaltim masih membutuhkan perhatian khusus, mengingat masih banyak daerah yang kekurangan fasilitas dan tenaga kesehatan yang memadai. Ia mencontohkan, di Kutai Timur dan Berau masih ada beberapa puskesmas yang tenaga kesehatannya belum memadai.

“Padahal, Kutai Timur adalah salah satu daerah penghasil batu bara terbesar di Indonesia. Harusnya, perusahaan tambang yang ada di sana bisa membantu pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa kesehatan adalah hak dasar setiap warga negara, sehingga perlu terus memperbaiki dan memperluas akses pelayanan kesehatan di seluruh Kaltim.

“Kalau kondisi kesehatan masyarakat baik, maka produktivitas dan kesejahteraan masyarakat juga akan meningkat. Oleh karena itu, pemerintah provinsi memiliki tanggung jawab besar dalam menyediakan dana dan sumber daya untuk fasilitas kesehatan yang memadai,” ucap M. Udin.

Namun, ia berharap, anggaran tersebut bisa dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah 3T. Ia menambahkan bahwa banyak perusahaan yang beroperasi di Kaltim, terutama di sektor pertambangan, migas, dan perkebunan, yang memiliki kewajiban untuk memberikan bantuan sosial kepada masyarakat sekitar.

“Kami juga akan mendorong pemerintah provinsi untuk berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota dan perusahaan tambang untuk bersinergi dalam membangun sektor kesehatan di Kaltim,” tuturnya. (advdprdkaltim/arf/boy)