Kukar, reviewsatu.com – Rangkaian upaya pencegahan stunting yang telah menjadi sorotan utama, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menunjukkan keseriusannya melalui kerja sama lintas sektoral. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, sebagai salah satu aktor kunci, mengambil langkah proaktif dalam mengoptimalkan pencegahan stunting yang menjadi tanggung jawab bersama.
Kepala DPMD Kukar, Arianto, S.Sos., M.Si., dalam keterangannya menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan berhenti mendorong pencegahan stunting yang dimulai dari tingkat kelurahan hingga desa.
“Kami memiliki Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang sudah bekerja dari tingkat kabupaten sampai kecamatan. Namun, kami ingin memastikan bahwa intervensi ini juga berjalan efektif di tingkat desa dan kelurahan,” ucap Arianto, Rabu (27/3/2024).
Arianto menekankan pentingnya pengawasan dan pengalokasian dana untuk kegiatan yang dapat langsung berdampak pada penanganan stunting.
“Salah satu langkah konkret kami adalah dengan mengadakan Rembuk Stunting, yang kini menjadi bagian dari Alokasi Anggaran Desa (ADD). Kami akan mengawal hasil Rembuk Stunting ini hingga ke tingkat desa dan kelurahan,” imbuhnya dengan tegas.
Lebih jauh, Arianto mengungkapkan bahwa DP2KB telah menetapkan 48 lokus penurunan stunting di Kukar.
“Ada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang akan mengintegrasikan program mereka di lokus-lokus tersebut. DPMD akan fokus pada titik-titik ini dan siap membangun posyandu jika diperlukan. Penanganan stunting bukan hanya program daerah, tetapi juga nasional yang berkaitan erat dengan upaya pengentasan kemiskinan ekstrim,” terangnya.
Di penghujung wawancaranya, Arianto berharap agar Pemerintah Desa (Pemdes) dapat lebih memperhatikan program penanganan stunting.
“Sudah ada alokasi anggaran yang wajib, dan kami berharap Pemdes dapat mengutamakan program ini dalam perencanaan dan penganggaran mereka,” tutupnya.
Dengan adanya komitmen yang kuat dari berbagai sektor, diharapkan langkah-langkah pencegahan stunting di Kukar dapat berjalan dengan lancar dan memberikan hasil yang maksimal untuk kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi generasi penerus bangsa yang lebih sehat dan cerdas. (adv)










