KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara sejak dini membina atlet menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur VIII dua tahun mendatang.
Persiapan dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam menjaga tradisi prestasi Kukar di ajang Porprov. Hal ini sekaligus membuktikan bahwa regenerasi atlet binaan daerah mampu bersaing di level regional maupun nasional.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah pembinaan berkelanjutan dan penyediaan sarana yang memadai.
“Kami tetap berproses walau belum ada agenda resmi dari provinsi terkait Pra Porprov. Tapi pembinaan tetap berjalan di Kukar,” ucap Aji Ali saat ditemui pada Senin (27/5/2025).
Ia menyebutkan bahwa belum adanya surat edaran dari Pengurus Provinsi (Pengprov) cabang olahraga (cabor) tidak menjadi alasan untuk mengendurkan persiapan.
“Dispora bersama KONI Kukar dan sejumlah cabor tetap berkoordinasi, baik soal infrastruktur pelatihan maupun rencana teknis menjelang kualifikasi nanti,” lanjutnya menjelaskan situasi yang dihadapi saat ini.
Menurutnya, pengalaman Kukar yang secara konsisten berada di tiga besar dalam gelaran Porprov sebelumnya menjadi cermin kuatnya sistem pembinaan di daerah. Pada Porprov VII Kaltim 2022 lalu, Kukar menempati posisi ketiga, di bawah Samarinda dan Berau.
“Kita tetap bangga karena saat itu kita benar-benar mengandalkan atlet-atlet lokal binaan sendiri, dan itu menjadi bukti bahwa kita punya talenta,” terang Aji Ali, optimistis.
Pembinaan atlet sejak usia muda menjadi pilar utama strategi Dispora Kukar. Program-program pelatihan yang dilakukan secara rutin, ditambah kolaborasi dengan sekolah dan klub-klub lokal, menjadi modal penting untuk mempertahankan posisi Kukar sebagai kekuatan olahraga di Kaltim.
“Kami tidak hanya menargetkan medali, tetapi juga pembentukan karakter atlet yang kuat secara mental dan disiplin. Itu yang membuat pembinaan kita berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Dispora Kukar juga tengah memetakan kebutuhan fasilitas tambahan untuk menunjang proses latihan yang lebih optimal, agar para atlet tidak hanya siap secara teknik, tapi juga mental bertanding.
Dengan target mempertahankan bahkan meningkatkan posisi pada Porprov mendatang, Kukar menunjukkan bahwa keberhasilan olahraga bukan hanya soal kompetisi semata, melainkan hasil dari perencanaan, pembinaan yang konsisten, serta kepercayaan penuh terhadap potensi anak daerah. (adv/r1)











