KUKAR  

Wadah Pembinaan Jangka Panjang, Dispora Dukung Piala Askab Kukar U-20

Tim peserta pada Piala Askab Kukar U-20.

KUTAI KARTANEGARA – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara mendukung penuh pelaksanaan Piala Askab Kukar U-20 Tahun 2025.

Hal ini wujud komitmen dalam pengembangan olahraga usia muda lewat sebuah kompetisi. Kejuaraan sepak bola antar kecamatan yang diinisiasi Askab PSSI Kukar ini menjadi salah satu instrumen penting dalam upaya pembinaan atlet daerah sejak usia dini.

“Serta sebagai langkah awal menyusun kerangka tim tangguh menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 di Kabupaten Paser,” kata Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, tegas Aji Ali di Tenggarong, Rabu (30/4/2025).

Dia menegaskan bahwa dukungan terhadap kejuaraan ini bukan sekadar bersifat administratif, tetapi merupakan bagian dari strategi jangka panjang pembangunan sumber daya manusia di bidang olahraga.

“Ajang ini menjadi pondasi awal bagi lahirnya regenerasi pemain bola Kukar. Kami tidak hanya bicara soal kompetisi, tapi juga proses pembinaan jangka panjang yang terencana,” sebutnya.

Menurutnya, turnamen ini diharapkan bisa melahirkan talenta-talenta muda asli Kukar yang nantinya menjadi tulang punggung tim daerah, sesuai arahan Bupati Edi Damansyah yang menginginkan penguatan sektor kepemudaan melalui olahraga.

Piala Askab Kukar U-20 sendiri berlangsung sejak 26 April hingga 12 Mei mendatang dan melibatkan seluruh 20 kecamatan di Kutai Kartanegara. Para peserta dibagi ke dalam enam zona agar proses pertandingan lebih efektif dan merata.

Zona 1 terdiri dari Tenggarong, Loa Kulu, dan Loa Janan. Zona 2 melibatkan Sebulu, Muara Kaman, dan Tenggarong Seberang. Zona 3 diikuti oleh Samboja Barat, Samboja, Muara Jawa, serta Sanga-sanga.

Zona 4 mencakup Muara Badak, Anggana, dan Marang Kayu. Zona 5 terdiri dari Kota Bangun Darat, Kota Bangun, Muara Muntai, serta Muara Wis. Sementara Zona 6 diikuti oleh Kembang Janggut, Kenohan, dan Tabang.

“Dengan pembagian zona seperti ini, kami berharap seluruh wilayah punya akses yang sama untuk tampil dan mengukur kemampuan atlet mereka,” tandasnya.

Dispora Kukar berharap kompetisi ini menjadi wadah kolaboratif antara pemerintah, pengurus cabang olahraga yakni Askab PSSI Kukar, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem pembinaan yang kuat, konsisten, dan berkelanjutan demi masa depan olahraga Kukar yang lebih maju. (adv/r1)