PENAJAM PASER UTARA – Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor dan Wakil Bupati (Wabup), Abdul Waris Muin, direncanakan akan melaksanakan salat Idulfitri 1 Syawal 1446 Hijriah di tempat yang berbeda.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten PPU, Nicko Herlambang, menyebut kedua pucuk pimpinan di Benuo Taka melaksanakan salat Idulfitri di Kecamatan Penajam.
“Untuk bupati akan salat Idulfitri di Masjid Agung Al-Ikhlas Islamic Center, Kecamatan Penajam,” kata Nicko, via aplikasi pesan singkat, Minggu (30/3/2025).
Sementara, untuk Abul Waris Muin dikatakannya akan melaksanakan salat Idulfitri di Masjid Ar-Rahman, tepat samping Polsek Penajam, Jalan Proklamasi, Kilometer 1, Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU.
Selain itu, penyampaian sambutan tertulis bupati menjelang pelaksanaan salat Idulfitri yang ditandangani Sekretaris Daerah (Setda) PPU, Tohar via tanda tangan digital QR Code telah disebarluaskan hingga lingkungan desa.
“Sambutan hari raya Idulfitri dibacakan camat, lurah hingga kades (kepala desa) di masing-masing tempat melaksanakan tugas atau menjabat,” sebut Nicko.
Tinjau Arus Mudik
Sebelumnya, pada Sabtu (29/3/2025), Mudyat Noor bersama jajarannya melakukan peninjauan arus mudik. Yakni di Pelabuhan Feri, speedboat dan klotok di Kecamatan Penajam, serta di Jembatan Pulau Balang. “Kami ingin memastikan kelancaran perjalanan arus mudik di PPU jelang lebaran,” ucap Mudyat.
Jembatan Pulau Balang yang menghubungkan PPU dan Balikpapan difungsikan sementara dengan sistem satu arah. Keputusan ini diambil usai peninjauan kelayakan jalan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim.
Selain Jembatan Pulau Balang, pemerintah juga membuka Jalan Tol IKN Seksi 3A, 3B, dan 5A secara terbatas sebagai jalur alternatif selama arus mudik dan balik Lebaran.
Ia mengimbau warga untuk lebih memanfaatkan fasilitas ini guna menghindari kepadatan di titik-titik tertentu.
“Fasilitas yang ada harus digunakan dengan bijak. Jaga keselamatan, patuhi rambu-rambu, dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berangkat. Jangan sampai ada kejadian di jalan yang bisa menghambat perayaan lebaran,” pungkas Mudyat. (*)











