DPRD Kukar Desak Pemkab Kukar Segera Siapkan Mobil Damkar di Setiap Kecamatan

Ketua Komisi IV, Baharuddin.

TENGGARONG – Kebakaran yang sering terjadi di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), baik yang melanda bangunan maupun lahan, menjadi sorotan dewan. Komisi IV DPRD Kukar mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar untuk segera mengadaan unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) di setiap kecamatan.

Desakan ini muncul karena kondisi wilayah Kukar yang sangat luas dan sulit dijangkau. Ketua Komisi IV DPRD Kukar, Baharuddin mengatakan bahwa pemerintah harus memberikan perhatian serius untuk pengadaan mobil damkar ini. Ia mengatakan bahwa daerah-daerah yang sulit dan jauh harus mendapatkan fasilitas mobil damkar dan tenaga pelaksananya.

“Kami mendesak pemerintah untuk segera mengadaan mobil damkar di setiap kecamatan. Ini penting untuk menangani kebakaran yang sering terjadi di wilayah Kukar. Daerah-daerah yang sulit dan jauh harus mendapatkan prioritas untuk mendapatkan fasilitas ini,” kata Baharuddin saat dikonfirmasi awak media, Jumat (6/10/2023).

Baharuddin juga mengatakan bahwa selain mobil damkar, pemerintah juga harus memperhatikan pengadaan kendaraan viar dan mesin pompa air. Ia mengatakan bahwa wilayah-wilayah yang padat penduduk juga membutuhkan peralatan pemadam kebakaran yang sesuai dengan kondisi jalan.

“Kami juga menekankan agar pemerintah mengadaan kendaraan viar dan mesin pompa air untuk wilayah-wilayah yang padat penduduk. Seperti di gang-gang yang jalannya sempit. Masing-masing desa harus memiliki kendaraan viar dan peralatan pemadam kebakaran,” ujarnya.

Baharuddin berharap bahwa dengan pengadaan peralatan pemadam kebakaran ini, masyarakat bisa lebih cepat dan mudah menangani kebakaran yang terjadi. Ia mengatakan bahwa pengadaan ini sudah dibahas dalam penganggaran APBD perubahan 2023. Ia memastikan bahwa alokasi anggarannya sudah terealisasi dan akan dilanjutkan pada 2024 mendatang.

“Kami harap dengan pengadaan peralatan pemadam kebakaran ini, masyarakat bisa lebih terbantu dalam menangani kebakaran. Pengadaan ini sudah kami bahas dalam APBD perubahan 2023 dan kami pastikan anggarannya sudah terealisasi. Kami juga akan menganggarkan lagi pada 2024 mendatang,” kata Baharuddin.