KUKAR  

Pemdes Lamin Pulut Usulkan Pembangunan Infrastruktur Jadi Prioritas Utama

Kades Desa Lamin Pulut, Antonius Wang Ngau. (review/arie)

KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Desa Lamin Pulut, Kecamatan Kenohan menempatkan pembangunan infrastruktur dasar sebagai prioritas utama usulan program. Usulan ini masuk APBD 2025 Kutai Kartanegara.

Kepala Desa Lamin Pulut, Antonius Wang Ngau menjelaskan, usulan tersebut menitikberatkan pada pembangunan jalan dan penyediaan layanan listrik yang hingga kini masih belum optimal dirasakan oleh masyarakat di desa tersebut.

Antonius menegaskan bahwa akses listrik PLN yang belum maksimal menjadi alasan utama infrastruktur dasar harus segera dipenuhi.

“Pasalnya hingga saat ini Desa Lamin Pulut belum merasakan layanan listrik PLN yang optimal,” ujarnya saat ditemui di Tenggarong, Senin 28 April 2025.

Selain listrik, jalan desa yang masih dalam kondisi memprihatinkan turut menjadi sorotan. Ia menyebutkan bahwa masyarakat mengalami hambatan dalam mobilitas sehari-hari akibat belum meratanya pembangunan jalan di wilayah tersebut.

Meski begitu, Antonius memberikan apresiasi atas pembangunan jalan sepanjang hampir 700 meter yang telah dilakukan di masa kepemimpinan Bupati Kukar saat ini.

“Kami menyambut baik pembangunan yang sudah dilakukan, tetapi masih ada sekitar 8 kilometer jalan desa yang belum tersentuh,” tambahnya menjelaskan kondisi riil infrastruktur yang masih tertinggal.

Ia berharap seluruh jalan desa nantinya dapat disemenisasi demi menunjang kelancaran aktivitas masyarakat, baik dalam distribusi hasil kebun maupun pergerakan sosial-ekonomi warga sehari-hari.

“Kami berharap seluruh jalan desa bisa disemenisasi. Ini penting untuk memperlancar aktivitas masyarakat, terutama dalam hal distribusi hasil kebun dan mobilitas aktivitas masyarakat sehari-hari,” ujarnya menegaskan.

Lebih lanjut, Antonius menyampaikan aspirasi masyarakat agar jalan penghubung menuju Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dapat segera direalisasikan. Jalur alternatif tersebut dinilai lebih efisien dibandingkan jalur utama yang selama ini digunakan.

Selain infrastruktur fisik, Antonius juga menyoroti pentingnya peningkatan layanan telekomunikasi. Ia mengungkapkan bahwa sekolah dan kantor desa masih kesulitan menjalankan fungsi dengan maksimal akibat ketiadaan listrik dan sinyal komunikasi yang memadai.

“Sekolah dan kantor desa kesulitan menjalankan tugas secara maksimal. Kami sudah mengusulkan jaringan listrik ke PLN, mudah-mudahan tahun ini bisa direalisasikan,” jelasnya penuh harap.

Sebagai kepala desa yang baru menjabat selama tiga tahun, Antonius menegaskan bahwa dirinya akan terus memperjuangkan pembangunan yang merata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

Ia percaya, perbaikan infrastruktur dan konektivitas akan menjadi fondasi penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal serta mendorong kemajuan Desa Lamin Pulut secara berkelanjutan. (adv/r1)