Serapan Anggaran Masih 60 Persen, BKAD Rapat Optimalkan Realisasi

serapan anggaran rendah
Kepala BKAD Kabupaten PPU, Muhajir. (Awal/Disway Kaltim)

PENAJAM, REVIEWSATU – Penyerapan anggaran organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) baru mencapai 63 persen.

Karena itu, BKAD bersama dengan OPD telah melakukan rapat pengendalian terkait mengoptimalisasi realisasi serapan anggaran.

“Secara progres memang realisasi keuangan masih diangka 60an persen,” kata Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten PPU, Muhajir, belum lama ini.

Muhajir bilang, 10 dari 35 dinas di Kabupaten PPU serapan anggaran untuk realisasi pengerjaan fisik jadi sorotan, masih rendah.

Antara lain Dinkes (Dinas Kesehatan), DPUTR (Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang), DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa), serta Dishub (Dinas Perhubungan).

“Hanya saja dari serapan OPD terendah itu, Dishub paling terendah. Dimana realisasinya masih di bawah 50 persen,” sebutnya.

Dari rapat yang dilakukan didapati beberapa persoalan-persoalan. Kata Muhajir secara realisasi pengerjaan fisik telah cukup tinggi. Beberapa penghambat dalam pelaksanaan khususnya yang masih rendah akan serapan proyek berupa pengerjaan fisik.

Sebagai contoh, pembangunan gedung persoalannya terkait bahan material yang sulit. “Seperti material agregat itu semuanya dari Palu, dan berbarengan dengan pemenuhan kebutuhan material untuk IKN (Ibu Kota Nusantara),” jelas Muhajir.

Adapun kendala lainnya terkait minimnya jumlah tenaga kerja. Kesulitan mencari pekerja di lapangan dikarenakan mungkin karena terbagi-bagi seiring banyaknya pekerjaan fisik di IKN  atau proyek akhir tahun.

Dengan telah dilakukan identifikasi yang jadi kendala atau penghambat, ia mengharapkan masing-masing kepala OPD dapat mendorong pejabat pelaksana kegiatan untuk percepatan realisasi serapan anggaran, khususnya terkait pengerjaan proyek fisik. “Bersama-sama kita dorong bagaimana realisasi ini bisa dikejar,” tandas Muhajir. (adv/nos/one)