TENGGARONG, reviewsatu.com – Kabupaten Kutai Kartanegara mencatatkan peningkatan yang signifikan dalam status desa. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, mengungkapkan bahwa hingga Oktober 2024, terdapat 24 desa yang telah mencapai status Desa Berkembang berdasarkan pengukuran Indeks Desa Membangun (IDM) yang dilakukan pada pertengahan tahun ini. Hal ini menjadi indikator positif terhadap kemajuan di sektor pedesaan Kukar.
Menurut Arianto, status Desa Berkembang menunjukkan bahwa desa-desa tersebut telah menunjukkan kemajuan di berbagai aspek, termasuk sosial, ekonomi, dan lingkungan.
“Desa Berkembang adalah langkah awal menuju status yang lebih baik. Meskipun mereka belum mencapai status Desa Mandiri, mereka sudah berada di jalur yang tepat menuju Desa Maju,” jelasnya.
Selain itu, Kutai Kartanegara kini memiliki 87 desa berstatus Mandiri dan 82 desa berstatus Maju, yang menandakan kemajuan yang nyata di bidang pembangunan pedesaan.
DPMD Kukar bekerja sama dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam merancang serta melaksanakan program-program peningkatan kapasitas desa.
Pemerintah setempat berfokus pada tiga aspek utama, yaitu ketahanan sosial, ekonomi, dan lingkungan.
Arianto menjelaskan bahwa ketahanan sosial meliputi ketersediaan fasilitas pendidikan, kesehatan, dan layanan sosial dasar yang dapat diakses oleh masyarakat. Dengan demikian, desa-desa berkembang memiliki potensi untuk terus maju.
Program unggulan lainnya, seperti dukungan ekonomi bagi pelaku usaha kecil dan pemberdayaan masyarakat dalam sektor pertanian, juga berkontribusi dalam peningkatan status desa.
Arianto menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mendampingi desa-desa agar bisa mencapai status yang lebih tinggi, dengan harapan lebih banyak desa dapat mencapai status Desa Mandiri di masa depan. (*)










