PPU Punya Bengkel Motor Listrik Pertama di Kaltim

BENGKEL MOTOR LISTRIK
Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik (kanan) dan Pj Bupati PPU, Zainal Arifin (kiri) saat mengendarai vespa ramah lingkungan. (Foto/ Humas PPU)

PENAJAM, REVIEWSATU – Bengkel motor listrik resmi hadir di Kabupaten Penajam Paser Utara. Bengkel ini mengonversi motor konvensional berbahan bakar minyak menjadi tenaga listrik.

Penjabat Gubernur Kaltim Akmal Malik meresmikan langsung kehadiran bengkel motor listrik pertama di Kalimantan Timur ini. Diinformasikan, bengkel motor listrik ini berada di Desa Giri Mukti, Kecamatan Penajam.

Akmal Malik mengaku terpesona dengan apa yang dilakukan oleh Pj Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin. Termasuk dengan hadirnya bengkel konversi listrik untuk transisi kendaraan yang ramah lingkungan.

Ia menyebut, bumi semakin panas akibat polusi, sehingga diperlukan transisi energi segera. Katanya, apa yang dilakukan oleh Pj Bupati PPU harus didukung penuh.

“Selamat untuk PPU sudah mulai menggagas (bengkel konversi motor listrik) yang pertama di Kalimantan Timur,” ucap Akmal Malik, Senin (11/11/2024) malam.

Peresmian ini menghadirkan vokalis grup band Slank, Kaka, sebagai bintang tamu. Pemilik nama lengkap Akhadi Wira Satriaji ini membawakan 6 lagu. Dimulai lagu berjudul Virus, Balikin, Terlalu Manis, Ku Tak Bisa, Mars Slank, dan My Scooter Love.

Pria kelahiran 1974 itu hadir sebagai bintang tamu malam keakraban komunitas motor. Untuk diketahui, Kaka juga merupakan Brand Ambasador (BA) dari konversi motor listrik.

Kaka mengharapkan dengan hadirnya bengkel konversi listrik di Benuo Taka dapat mengeluarkan virus positif di wilayah yang kini juga dikenal Serambi Nusantara.

“Mudahan-mudahan banyak yang ketularan virus positifnya, virus yang menyebarkan hal-hal baik,” singkat Kaka, sembari memetik gitar, Senin (11/11/2024) malam.

Sekadar diketahui, sehari sebelum peresmian bengkel konversi motor listrik, Zainal Arifin melakukan riding bersama Komunitas Elders Elettrico (ERC) Jakarta dan Benuo Taka Elettrico (Beter) PPU.

Dengan mengendarai Vespa yang telah dikonversi menjadi motor listrik menuju Istana Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kegiatan ini sejalan dengan visi IKN sebagai kota yang mengusung konsep keberlanjutan dan teknologi ramah lingkungan.

Dikatakannya, bersama komunitas motor listrik berupaya memperkenalkan konsep energi berkelanjutan yang akan menjadi salah satu fondasi IKN sebagai kota hijau.

Selain itu, sebagai komitmen dalam mendukung program pemerintah menuju transformasi energi dan lingkungan yang lebih baik, sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya adopsi kendaraan listrik di masa depan. (adv/nos/one)