Ciptakan Peluang Usaha, DWP PPU Gelar Pelatihan Pembuatan Buket Bunga

DWP PPU
Buket bunga yang dihasilkan dari pelatihan yang digelar DWP Kabupaten PPU. (Awal/Disway Group)

PENAJAM, REVIEWSATU – Serangkaian kegiatan akan menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Dharma Wanita Persatuan (DWP).

DWP Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) salah satunya menggelar pelatihan membuat buket atau karangan bunga. Puluhan peserta sangat antusias menyerap ilmu praktik yang diberikan.

Pelatihan buket bunga dipusatkan di Aula Lantai I Kantor Bupati PPU. Pesertanya merupakan anggota DWP yang tersebar di seluruh Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD).

Apa yang dilakukan itu selaras dengan tema HUT DWP yakni “Penguatan Fondasi Transformasi Organisasi DWP Menuju Indonesia Emas 2045”.

“Total peserta pelatihan ada 50 orang yang merupakan unsur pelaksana DWP di masing-masing dinas,” kata Ketua DWP Kabupaten PPU, Riawati Koriah, Rabu (6/11/2024).

Tema hari jadi 2025 diharapkan keberadaan DWP berikan dampak positif, dan kebersamaan senantiasa menguatkan dalam upaya perwujudan visi Indonesia Emas 2045.

Adapun peserta dilatih merangkai pelbagai jenis buket, mulai buket bunga, buket uang, buket snack, buket kain batik hingga buket jilbab.

“Kami berharap dengan pelatihan yang sudah diberikan dapat dimanfaatkan oleh anggota DWP hingga unsur pelaksana tingkat perangkat kerja di lingkungan Pemkab PPU,” terangnya.

Dengan adanya pelatihan itu, dia menyebut sebagai stimulan sekaligus pelecut bagi anggota DWP dapat menciptakan peluang wirausaha baru. Dirinya mengatakan, buket bunga sangat diminati masyarakat, khususnya saat kegiatan wisuda maupun saat ulang tahun atau buat orang terkasih.

Sementara ini untuk penjualan dari buket dari hasil karya masih dibeli antaranggota DWP, belum dijual untuk umum. “Adanya pelatihan supaya ibu-ibu DWP nantinya bisa mengembangkan lagi dan dapat menjadi usaha bagi Dharma Wanita Persatuan,” harap dia.

Sekadar diketahui, dalam semarak HUT ke-25 DWP Kabupaten PPU tak hanya menggelar pelatihan peningkatan SDM, namun juga kegiatan bakti sosial, lomba mewarnai tingkat TK, donor darah.

“Semua kegiatan yang kami laksanakan nantinya termuat dalam e-Reporting,” tutup Riawati. (adv/nos/one)