Samarinda, reviewsatu.com – Anggota Komisi I DPRD Kaltim Andi Faisal Assegaf menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam proses musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) di tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten.
Selama reses di Desa Bente Tualan, Kecamatan Longkali, pada Senin (23/10/2023), ia mengajak masyarakat untuk tidak hanya hadir dalam musrenbang tetapi juga berani menyampaikan usulan dan aspirasi mereka. “Kami selalu siap melayani aspirasi warga,” tuturnya.
Ini menunjukkan komitmennya untuk menjadikan dirinya sebagai wakil yang responsif terhadap keinginan dan kebutuhan masyarakat. Sebagai anggota DPRD, ia berjanji akan terus memperjuangkan hak-hak masyarakat. Sebagai lembaga pengawasan, DPRD akan terus mendorong pemerintah untuk memprioritaskan kebutuhan rakyat demi kesejahteraan bersama.
Acara reses ini merupakan bagian dari persidangan massa tahun 2023 dan bertujuan untuk mendengarkan serta mencatat aspirasi masyarakat setempat. Turut hadir dalam reses tersebut adalah Hj. Noverie Amelia Parmiesca, Anggota DPRD Kabupaten Paser, Kaur Pembangunan Desa Bente Tualan, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tokoh-tokoh masyarakat dan agama.
Andi Faisal Assegaf menjelaskan bahwa reses adalah kewajiban rutin yang harus dipenuhi oleh anggota DPRD dan dijalankan tiga kali dalam setahun. Reses bukan hanya sekadar interaksi antara anggota DPRD dan masyarakat, melainkan juga menjadi sarana untuk lebih memahami kebutuhan masyarakat yang bervariasi sesuai dengan kondisi sosial dan geografis mereka.
“Seluruh aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat dalam reses ini akan diteruskan kepada pemerintah untuk tindak lanjut, memastikan bahwa suara masyarakat didengar dan menjadi landasan pembangunan yang lebih baik,” pungkas Politisi Demokrat ini. (advdprdkaltim/arf/boy)











